Pelatihan Twitter Di Kementerian Agraria Dan Tata Ruang

Mengingat pentingnya sosial media untuk lebih memaksimalkan pelayanan terhadap masyarakat, maka Kementerian Agraria dan Tata Ruang / BPN mengadakan pelatihan twitter pada tanggal 2 Februari 2015 pukul 10.00 – 12.00 di Gedung Kementerian Agraria dan Tata Ruang / BPN Jl. Singamangaraja no. 2, Kebayoran Baru, Jakarta. Lebih dari 60 admin seluruh kantor pertanahan mengikuti pelatihan ini. Dan sangat beruntung BABASTUDIO.com ( Follow twitter @BABASTUDIOCOM ) diundang sebagai narasumber dalam pelatihan ini.



Bapak Zeembry ( follow twitter @zeembry ) dari BABASTUDIO.com sebagai narasumber



Bapak Ferry, Menteri Agraria dan Tatruang hadir dengan sangat low profile sebagai peserta duduk di belakang (terlihat menggunakan batik sebelah kanan).

Latar belakang pelatihan ini tentu tidak lepas dari Menteri Agraria dan Tataruang kita yang baru, yaitu Bapak Ferry Mursyidan Baldan yang mempunyai follower lebih dari 62 ribu di @ ferrymbaldan . Setiap pagi, makan siang dan sore selalu mengecek berbagai kegiatan beliau ber-twitter ria. Dari situ beliau banyak menginspirasi staf-staf di kementerian agraria untuk aktif juga ber- twitter.



Menteri Agraria dan Tatruang (Kanan) memberi motivasi dan inspirasi kepada para peserta yang hadir didampingi oleh Kepala Pusat Data dan Informasi, Dr. Bambang Tri Suryo Binantoro, SH., M.Si.



Bapak Zeembry dari BABASTUDIO.com (Kiri) dan Bapak Ferry, Menteri Agraria dan Tataruang (Kanan) .

Alhasil, pelatihan ini terwujud berkat beliau yang memang sangat suka beraktivitas sosial media lewat twitter ini. Bukan untuk kepentingan pribadi beliau, tetapi demi untuk mendekatkan diri kepada masyarakat yang membutuhkan pelayanan Kementerian Agraria.

Beliau juga mendukung para staff agar jangan takut untuk membuat tweet-tweet untuk kepentingan masyarakat, yang penting dalam menjadi admin adalah berani, narsis, dan saling mendukung. Luar biasa dan ini adalah beberapa hasil setelah mengikuti pelatihan tersebut.



Para peserta berebutan narsis bersama pak menteri.






Tetapi, apakah pelatihan twitter tersebut hanya untuk bernarsis ria seperti diatas? Dan ditambah ada salah satu member BABASTUDIO.com di facebook @babastudio.neo menanyakan mengapa kementerian perlu untuk pelatihan twitter?

Jawabannya adalah untuk mendekatkan diri kepada masyarakat dalam bentuk pelayanan. Seperti apa contoh nyatanya? Yuk kita lihat…



Sebagai laporan secara realtime kepada Bapak Menteri dan Kantor Pusat tentang kegiatan BPN di berbagai daerah. Dan masyarakat juga tahu laporan tersebut bila menjadi follower @atr_bpn.



Menampilkan testimonial masyarakat secara langsung tentang kinerja dan prestasi Kementerian.



Menginformasikan bahwa pengaduan masyarakat sudah diselesaikan dengan baik



Menerima pengaduan masyarakat



Menerima dan menjawab pertanyaan masyarakat secara cepat



Masyarakat bisa melihat kerja dari staf-staf Kementerian secara langsung dalam melayani yang biasanya tidak pernah terekspos karena terkendala birokrasi.

Dan berbagai manfaat tidak terbatas lainnya yang bisa dilakukan oleh Kementerian yang mempunyai semangat melayani masyarakat, tidak takut akan kritik serta berani beradaptasi dengan perubahan zaman. Semoga masyarakat bisa memanfaatkan terobosan ini.



Masyarakat bisa melihat kerja dari staf-staf Kementerian secara langsung dalam melayani