15 November 2007 - Kunjungan SMK Negeri 6 DKI Ke Babastudio

Pagi hari jam 9.00, 36 siswa dan 4 guru dari SMK Negeri 6 DKI datang berkunjung ke Babastudio untuk membuka wawasan siswa akan dunia multimedia dari para praktisi.

Acara dibuka dengan perkenalan dari Bapak Abdul Majid tentang SMK Negeri 6 dan tujuan mengantar siswa kelas akhir ini. Diharapkan dari kunjungan ke berbagai tempat yang berhubungan dengan multimedia, siswa menjadi terbuka wawasannya dan tahu arah mana yang harus dituju setelah lulus nanti.

Di kelas mereka sudah mempelajari berbagai software multimedia seperti Flash, SwishMax, Freehand, Photoshop, Premiere, dan 3D Studio Max. Beberapa dari mereka telah membawa karya mereka untuk dipresentasikan di Babastudio.

Dari Babastudio sendiri, diwakili oleh Zeembry, siswa diperkenalkan terlebih dahulu dengan Babaflash.com yang merupakan konsep pendidikan online yang menggabungkan tutorial sehingga orang bisa belajar, berkarya sehingga orang bisa mendapatkan kebanggan dan interview yang merupakan suatu penghargaan sekaligus memberi inspirasi kepada orang lain. Kalau kita dapat menginspirasi orang lain untuk sesuatu yang baik, tentu kita akan menjadi bahagia.



Kemudian kita harus bisa menghargai anak bangsa sendiri, sekecil apapun karya itu. Karena ini akan memotivasi mereka untuk dapat berkembang. Bila kita tidak menghargai saudara kita sendiri, maka kita akan menjadi tidak percaya diri atau minder di negara sendiri. Dan akhirnya, ilmu kita dimanfaatkan orang asing demi kepentingan mereka. Ini yang sering terjadi. Anak-anak bangsa yang cerdas banyak bekerja di negeri orang karena mereka lebih dihargai di sana.

Dilanjutkan dengan pengenalan Multimedia yang menurut Zeembry merupakan suatu alat sihir modern. Contohnya adalah iklan-iklan TV dan film yang menggunakan teknologi multimedia dapat menyihir atau menggoda kita untuk menjadi orang yang konsumtif. Orang-orang asing ketika membuat film, mereka menyisipkan budaya mereka seperti menggunakan motor besar, makanan fast food, merk-merk terkenal sehingga kita yang menontonnya juga ingin ikut menikmatinya. Dan akhirnya, produk mereka menjadi laku di negara kita. Ini yang tidak kita sadari.

Budaya Indonesia akhirnya menjadi sesuatu yang aneh dan tidak menarik di mata anak-anak bangsa karena televisi dan film kita tidak memperkenalkannya kepada mereka. Yang kemudian terjadi adalah ada beberapa dari Budaya Indonesia diambil oleh negara lain.



Siswa-siswa SMK Negeri 6 yang sudah menguasai teknologi multimedia harus memberi kesadaran pada masyarakat dengan teknik yang menarik dan mendidik. Oleh karena itu, walau teknologinya modern atau dimata masyarakat terlalu canggih, kita harus membawakannya atau memperkenalkannya kepada masyarakat sesederhana mungkin. Kalau tidak, masyarakat tidak akan menerima teknologi ini karena sulit.

Ada tiga siswa yang mempresentasikan hasil karyanya yang berupa CD Interaktif dengan dibuat menggunakan Flash. Dari sisi teknis tidak ada masalah, mereka sangat bagus. Banyak orang Indonesia yang dari sisi teknis sangat maju dari orang luar. Tetapi ketika diminta untuk presentasi, rasa tidak percaya diri meliputi mereka sehingga presentasi mereka tidak bagus. Ini yang harus terus dilatih dalam dunia pendidikan kita.

Kemudian teknik menulis proposal, ini juga sangat penting harus dilatih oleh siswa siswi kita bila ingin berhasil dan maju. Bila skripsi saja sudah malas mengerjakan atau minta orang lain untuk membuatkan, maka sudah dipastikan ilmu yang mereka pelajari bertahun-tahun tidak akan ada gunanya di masyarakat.

Proposal adalah sarana yang menentukan untuk meyakinkan orang lain sehingga mereka tahu bahwa kita menguasai bidang yang kita tekuni. Apalagi bila proposal tersebut dilengkapi dengan presentasi multimedia, orang akan terpukau sekaligus terhibur.

Terakhir, Othyss, salah satu instruktur multimedia di Babastudio memberikan tips dan trik agar presentasi multimedia yang baru dibawakan oleh tiga orang siswa tersebut menjadi lebih baik lagi. Seperti bagaimana teknik full screen, animasi yang tidak menutup menu dan autorun. Dan tidak lupa, siswa harus percaya diri dan kepercayaan diri ini dapat dilatih di lingkungan sekolah dengan sering melakukan presentasi di depan banyak siswa atau guru.

Acara baru selesai jam 11.00 dan semoga siswa siswi SMK Negeri 6 dapat memberi manfaat kepada orang lain dengan ilmu yang mereka miliki ketika terjun ke masyarakat. Maju terus SMKN 6 DKI dan tetap semangat.

Berita ini juga ada di website [ SMKN 6 DKI ]