24 Mei 2007 - Laporan Seminar Graphical Multimedia Application

24 Mei 2007 - Laporan Seminar Graphical Multimedia Application

Masih banyak orang yang bingung dengan istilah multimedia. Tetapi pada tanggal 24 Mei 2007 di Kampus Syahdan ruang M2C-D diselenggarakanlah seminar Graphical Multimedia Application. Seminar ini dimulai pada pukul 10.00 WIB dan dibawakan oleh Zeembry dari Baba Studio untuk memperkenalkan multimedia kepada lebih dari 100 orang mahasiswa Universitas Bina Nusantara.

Pada awalnya istilah multimedia digunakan untuk presentasi atau pembelajaran yang dapat ditampilkan dalam banyak media dan dalam berbagai cara. Dan sekarang, sejalan dengan berkembangnya teknologi, media-media untuk menampilkan informasi sudah bertambah banyak seperti website, handphone, pda, plasma tv dan laser performence. Ini yang kadang membuat rancu atau bingung sebagian orang sehingga sepertinya istilah multimedia harus dibagi kembali dalam berbagai kategori. Karena kalau dilihat sekarang, semuanya adalah multimedia.

Zeembry mencoba membuat dan menunjukkan sebuah flowchart kepada mahasiswa bagaimana membuat data mentah (text, audio, video, still images, animation, interaction) menjadi informasi yang kemudian dapat ditampilkan dalam berbagai format media. Tidak cukup hanya dengan kemampuan teknis atau penguasaan software semata untuk terjun ke dalam bidang multimedia. Tetapi juga dituntut kepedulian terhadap lingkungan agar teknologi tersebut dapat berkomunikasi dan mendidik masyarakat.

Bila penguasaan teknologi tidak disertai dengan kepedulian terhadap lingkungan dan kemanusiaan, maka yang akan terjadi adalah teknologi tersebut akan digunakan untuk menghancurkan sebuah peradaban manusia. Mungkin ada yang pernah mendengar cerita tentang Atlantis yang tenggelam, yang mempunyai teknologi sangat maju dibanding dengan teknologi yang kita miliki saat ini. Konon diceritakan bahwa penyalahgunaan teknologilah yang membuat kota tersebut hancur.

Media Televisi, Radio, Handphone dan Website yang kini sangat dekat dengan masyarakat. Kita bisa melihat sendiri, informasi yang ditampilkan kepada masyarakat seperti apa. Apakah membuat masyarakat menjadi pintar, sadar, produktif? Atau malah membuat masyarakat tersebut menjadi bodoh, konsumtif?

Teknologi Multimedia dapat memberikan suatu sensasi atau pengalaman unik bagi mereka yang melihatnya. Karena multimedia melibatkan indera manusia seperi penglihatan, pendengaran, dan juga perasaan. Dan informasi yang ditampilkan dengan teknologi multimedia dapat menghipnotis penonton sehingga apa yang ingin disampaikan dapat dipahami dan dicerna dengan mudah oleh mereka.

Bila digunakan untuk mendidik masyarakat kepada hal-hal yang positif, maka teknologi multimedia sangat membantu agar masyarakat menjadi lebih pintar. Tetapi bahayanya, apabila digunakan untuk hal-hal yang negatif, seperti mengajarkan masyarakat untuk berhutang atau konsumtif. Maka masyarakat menjadi tidak produktif sama sekali.

Di Indonesia, SDM (Sumber Daya Manusia) dalam bidang multimedia bisa dikatakan sangat sedikit dibanding dengan kebutuhan yang ada. Oleh karena itu, bagi mereka yang ingin terjun ke dalam bidang ini masih belum terlambat. Pekerjaan-pekerjaan dalam bidang multimedia sangatlah banyak seperti Grafis Designer, Webmaster, Web Designer, Animator, Programmer, dan Database Administrator. Anda bisa bekerja di televisi, agen periklanan, rumah produksi, perusahaan pembuat website, dll. Multimedia adalah integrasi atau penggabungan dari semua unsur tersebut. Oleh karena itu bila membicarakan Multimedia, seperti membicarakan suatu samudra yang sangat luas. Jadi Anda harus fokus dalam bidang tertentu, kita tidak bisa menguasai semuanya.

Banyak demo-demo multimedia yang ditampilkan pada acara seminar tersebut. Dari bagaimana cara memanipulasi sebuah foto dan merubah suara. Semua data dapat dimanipulasi dengan teknologi multimedia. Oleh karena itu, bila kita tidak produktif, hanya sebagai pengguna dan tidak kreatif. Maka kita akan menjadi korban teknologi, bukan menjadi pemain teknologi.

Pada saat yang bersamaan, acara ini juga diliput oleh JAK-TV dan mereka kemudian sempat mewawancarai Zeembry untuk dimintai keterangannya mengenai teknologi Multimedia.
27 May 2007 ADMIN
Previous Post Sulistyo Santoso Next Post Membangun Kepercayaan Dan Jaringan