Trend Web 2.0

Istilah Web 2.0 berkaitan dengan teknologi web, khususnya dalam desain dan pengembangan web yang mengarah pada web berbasiskan komunitas. Diharapkan dengan trend ini, web bisa dimanfaatkan sebagai sarana masyarakat untuk lebih berkreasi, berkolaborasi dan berbagi. Jadi tujuan Web 2.0 kalau dalam bahasa kita adalah dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Dari sebelumnya web hanya diisi oleh si pemilik web saja, Web 2.0 bisa diisi oleh siapa saja. Contohnya seperti YouTube.com, BlogSpot.com, Friendster.com dan Babaflash.com. Ini akan membuat web tersebut ramai dikunjungi orang dan isinya juga akan selalu update setiap hari atau bahkan setiap detik.

Jadi istilah Web 2.0 ini bukan mengacu pada hal-hal teknis dalam penemuan teknologi baru, hanya merubah cara pandang pengembang software dan pengguna dalam memanfaatkan web. Dan menurut Tim O'Reilly yang mempopulerkan istilah ini pada tahun 2004 bahwa Web 2.0 merupakan suatu revolusi bisnis dalam industri komputer yang akan membawa internet sebagai suatu platform baru untuk meraih kesuksesan.

Teknologi terus berkembang sehingga dengan arahan baru ini, teknologi-teknologi tersebut bisa dimanfaatkan untuk kebersamaan bahwa kita tidak bisa hidup sendiri, "One for All, All for One".

Babaflash.com yang merupakan salah satu web partner dari Baba Studio, memanfaatkan cara pandang baru ini dalam membuat web berbasis komunitas. Fasilitas yang ada di sana bukan hanya dibuat oleh pemilik web-nya saja, tetapi bisa berasal dari masyarakat. Si pemilik website hanya memfasilitasi saja.

Implementasinya di Indonesia dalam hubunganya dengan kesejahteraan rakyat adalah bagaimana pemerintah dan rakyat bisa berkolaborasi dalam memajukan negara ini. Pemerintah bisa memfasilitasi infrastruktur berupa website. Dan website tersebut bisa dijadikan ajang untuk edukasi, update informasi, identifikasi masalah, solusi masalah. Dan semua itu bukan hanya berasal dari pemerintah saja, tetapi contentnya bisa berasal dari rakyat. Dalam hal ini, pemerintah harus memberi kesempatan pada rakyat untuk terlibat. Rakyat berada langsung di lapangan sehingga mereka lebih tahu solusinya. Dengan begitu akan memudahkan kerja pemerintah dalam mensukseskan program-programnya untuk mensejahterakan kehidupan rakyat.

Dan contoh yang populer lagi adalah Google Documents yang merupakan aplikasi perkantoran berbasis Web. Jadi sebuah kantor tidak harus membeli software asli dan berbayar sehingga dapat menghemat pengeluaran. Google menyediakan aplikasi seperti word dan excel secara gratis. Data yang disimpan bisa diakses dari mana saja sehingga ini juga memudahkan kerja Tim tanpa ada batas ruang dan waktu. Cara kerja atau cara mendapatkan kesuksesan akan berubah total dalam waktu-waktu dekat ini.

Ini adalah efek dari cara pandang baru dalam dunia web yang bukan hanya sekedar penyedia informasi saja, tetapi harus dapat melibatkan masyarakat untuk berpartisipasi. Masalah dapat cepat diketahui, Solusipun dengan cepat dapat ditemukan dan Masalah tidak akan berlarut-larut lagi.

Mudah-mudahan web-web di Indonesia dapat mengarah pada web berbasis komunitas tersebut, yaitu web 2.0.

Salam,
Zeembry
(Principal of Baba Studio)