9 Resiko Bisnis Dan Cara Mengatasinya [Lengkap Dengan Studi Kasus]

9 Resiko Bisnis Dan Cara Mengatasinya [Lengkap Dengan Studi Kasus]

Salah satu ciri seorang enterpreneur adalah berani mengambil resiko.


Berani keluar dari dunia yang nyaman, dan masuk ke dalam dunia baru yang penuh dengan ketidak pastian. 


Tetapi dengan  kamu mengetahui berbagai macam jenis dan permasalahan yang ada pada resiko bisnis, resiko-resiko bisnis yang mungkin muncul dapat diminimalisir dan bahkan dapat diatasi. 


Untuk memulai sebuah usaha memang tidaklah mudah. Diperlukan keberanian dan  strategi bisnis yang matang. Semua peluang bisnis memang memiliki resiko, walaupun tingkat resiko yang dimiliki berbeda-beda.


Ada usaha yang beresiko besar ada pula yang resikonya kecil, namun bukan berarti resiko-resiko tersebut tidak bisa diatasi dan diminimalisir.


Sebelum kamu mengetahui langkah-langkah mengatasi resiko bisnis.


Apakah kamu tau alasan penyebab sebuah perusahaan mengalami kebangkrutan?


Di sini Babastudio akan menyajikan 5 alasan yang Membuat 8 dari 10 Perusahaan Mengalami Kebangkrutan sebagaimana dikutip dari situs forbes.


Ini Dia 5 Alasan yang Membuat 8 dari 10 Perusahaan Bangkrut.

1. Tidak Terjalinnya Kontak Dialog dengan Pelanggan Secara Mendalam


Seorang wirausahawan melihat sebuah peluang potensial di pasaran dan memiliki ide baru untuk suatu produk atau jasanya, itu merupakan hal yang sangat menakjubkan.


Tapi... banyak sekali perusahaan yang melupakan pelanggan yang telah mereka dapatkan, karena fokus dengan pencarian pelanggan baru.


Menurut babastudio, ini merupakan langkah atau kebiasaan buruk yang tak boleh dilakukan oleh seorang wirausahawan. Dengan memahami pelanggan secara mendalam dapat mempengaruhi kesuksesan perusahaan.


Solusinya : 

Jalin komunikasi dengan pelanggan, cari tahu apa yang pelanggan butuhkan, bantu pelanggan dengan produk atau jasa kita?


Hal ini sangat penting untuk kamu ketahui.


Di tahun 1999, ada 4 orang yang pintar menulis sebuah buku "The Cluetrain Manifesto". Menurut babastudio, buku ini adalah bacaan yang sulit untuk dicerna, tetapi BabaStudio mendapatkan satu buah kalimat penting dari sebuah sana yaitu " Pasar adalah Percakapan"


Jadi 'dialog adalah kuncinya'.


Menggunakan 140 karakter kata untuk menyampaikan pesan tidak ada gunanya.

Tetapi dengan dialog nyata dengan pelanggan nyata, baik percakapan langsung atau tidak, itu adalah cara yang terbaik.

Nathan Furr dan Paul Ahlstrom, tim dari penulis buku "Nail It, Then Scale It" juga mengatakan " mana yang akan kamu pilih?


  1. Berbicara dengan pelanggan sekarang dan kamu bisa mengetahui permasalahannya, atau
  2. Berbicara dengan pelanggan setelah terjadi penurunan pendapatan, dan terlambat mengetahui kesalahan?

Jadi bisa disimpulkan, kamu bisa kehilangan pendapatan perusahaan karena tidak ada jalinan komunikasi dengan pelanggan secara mendalam.


2. Tidak Ada Diferensiasi Nyata di Pasar


enterpreneur.com membagikan cerita yang berjudul "Mengapa Semua Orang Harus dan Akan Menjadi Pengusaha".


Kita anggap saja, apa yang diceritakan buku tersebut akan terjadi. Bukankah pesaing kita yang tadinya 5.000 pesaing maka akan menjadi 50.000 pesaing karena semua orang terjun menjadi pengusaha?


Berarti, akan banyak kegaduhan dan kekacuan untuk mereka yang membangun usaha tanpa memiliki perbedaan dan keunikan tersendiri. Secara tidak langsung, ini merupakan pembunuhan bisnis secara perlahan. 


Tidak memandang, berapa lama perusahaan tersebut sudah ada, seberapa banyak pelanggan perusahaan tersebut, dan seberapa hebat perusahaan tersebut mengatur keuangan selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun demi bertahan dalam persaingan bisnis.


Setiap hal yang terjadi mereka bertanya pada diri mereka sendiri, apakah ini ada? dan apakah yang akan terjadi? Apakah kita mampu menghadapi semua ini?


Solusinya :

Pertama, kamu harus setuju bahwa hal ini harus diatasi.


Pengusaha yang mengambil langkah ini dengan mudah akan berakhir dalam kesulitan.


Ambil sebuah kertas atau stick notes, kemudian tuliskan apa yang kamu pikirkan tentang perusahaan kamu, buat sebuah ide yang brilian, cari perbedaan dan beri perbedaan pada perusahaan kamu dengan perusahaan yang lain.


3. Kegagalan Mengkomunikasikan Proposisi Nilai dengan Cara yang Jelas, Singkat, dan Menarik


Selanjutnya ada resiko yang bisa melemahkan komunikasi yaitu "kegagalan dalam berkomunikasi".


Banyak pengusaha bekerja keras untuk menemukan titik diferensiasi, yang kemudian mereka “meledakkannya”, karena mereka merasa tidak bisa mengkomunikasikan pesan mereka dengan cara yang jelas, ringkas, dan menarik.


Babastudio menyaksikan banyak pengusaha berdarah-darah sampai mati (Bangkrut) karena kegagalan mereka dalam berkomunikasi.


Solusi :

Sangat sederhana..


Pelajari cara berkomunikasi dengan lebih baik lagi,


babastudio ingatkan, referensi poin # 1 di atas.


Pelajari, bagaimana seharusnya seorang pengusaha menangkap percakapan dengan pelanggan, maka kamu akan mengetahui bagaimana berkomunikasi dengan setiap pelanggan.


Contoh , jika mereka berbicara bahasa Rusia, maka tolong berhenti mencoba berbicara bahasa Prancis kepada mereka. Dengarkan kata-kata yang mereka gunakan dan kemudian gunakan kembali pada mereka. Ada 3 poin mengenai hal ini.


  • Bersikaplah dengan jelas (apakah pelanggan kamu tidak mengetahui siapa kamu dan nilai apa yang kamu bawa kepada mereka?)
  • Bersikaplah dengan ringkas (apakah kamusudah cukup jelas tanpa perlu berbicara terus menerus?)
  • Bersikaplah dengan kuat (lakukan apa yang telah kamu katakan untuk meyakinkan pelanggan bahwa kamutelah mengambil tindakan sesuai yang mereka inginkan)


4. Kesalahan Pada Kepemimpinan


Coba kamu lihat dalam sepanjang waktu ini di media, dengan orang-orang yang memiliki bakat luar biasa tapi mereka me-sabotase diri sendiri, seperti Lance Armstrong, Mike Tyson atau Aaron Hernandez, yang semuanya menjadi orang gagal karena mengambil keputusan yang buruk.


Kini para pengusaha pemula atau startup yang turun atau jatuh mungkin tidak akan lagi memiliki kesempatan untuk bisa memiliki nama yang tertampang di berita bisnis besok atau entah kapan.


Alasan kegagalan dari mereka terkadang karena alasan yang sama, yaitu tak ada jiwa pemimpin. Yang memiliki peran dalam pengambil keputusan. Ini bisa terjadi karena keputusan yang diambil buruk disebabkan keterampilan kepemimpinan yang lemah.


Solusinya :

Sadarlah dari sekarang bahwa perusahaan adalah seperti bayi yang kamu miliki. Dan kamu adalah ayahnya, pemilik dari perusahaan tersebut yang seharusnya menjadi pemimpin. 


Jika kamu merasakan kurangnya kemampuan untuk berhubungan kuat dengan orang lain. Maka kamu harus bisa mendapatakn keterampilan yang diperlukan untuk bisa melakukannya.


Pengusaha yang berhasil menghabiskan waktu dengan pengembangan pribadi.


Jangan berharap mendapatkan investor yang memberi modal tanpa menyelidiki karakter dari si pendiri dan tim yang terlibat didalamnya.


Masih menjadi tanda tanya termasuk kamu, seberapa banyakkah pemilik bisnis yang benar-benar memiliki ide bagus disertai kemampuan untuk mengeksekusi?


5. Ketidakmampuan Membuat Model Bisnis yang Menguntungkan dan Terbukti


Pada akhirnya, ini adalah jalan akhirnya. Gagal mencapai kecocokan produk atau pasar secara akurat di mana uang datang, dan kamu gagal dalam hal itu.


Solusinya :

Seorang startup harus bergerak cepat.


Bergerak cepat dengan tanpa banyak menghabiskan uang untuk mencoba dan mencari tahu apa rahasia dari kompetitor kamu. Menggunakan alat dan metodologi seperti Produk Minimum yang Layak, Metode Pemasaran Lancar dan Eksperimen adalah sangat penting.


Contoh sempurna dari ini berasal dari buku Tony Hsieh ' Delivering Happiness ', di mana dia menggambarkan masa awal Zappos.


Dia dan rekan-rekan pendirinya bahkan tidak yakin bahwa di akhir 90-an orang-orang akan berani memesan sepatu melalui Internet.


Jadi, mereka menjalankan tes cepat:  pergi ke situs web dengan gambar sepatu yang diambil dari situs web produsen, lalu beberapa saat kemudian ada yang melakukan aksi pembelian untuk memencet tombol membeli pada iklan itu.


Pesanan datang. Salah satu dari mereka berlari ke toko sepatu lokal, membeli sepatu yang diminta di salah satu toko ritel, dan kemudian bergegas pulang untuk mengirim pesanan. Apakah mereka kehilangan uang pada setiap pasang sepatu yang dikirim? Ya mereka melakukannya.


Tetapi apakah mereka dengan cepat memastikan, apakah mereka memiliki ide bisnis yang potensial? Ya lagi. Semua dengan inventaris nol atau kemampuan untuk memproduksi.


Pikirkan dan bergerak cepat atau 'gagal dengan cepat' jika kamu merasa akan gagal. Yang terpenting buatlah model bisnis yang sesusai dengan bisnis kamu.


Ternayata dari lima alasan diatas, penyebab 8 dari 10 perusahaan ini bangkrut adalah akibat dari kurangnya komunikasi dan kepemimpinan yang lemah.


Namun, lima alasan diatas tadi tidak bisa kamu jadikan acuan sebagai permasalahan pada resiko bisnis.


Ada beberapa macam resiko bisnis yang juga harus kamu ketahui dan gali lebih dalam lagi.


Yang mungkin saja salah satu resiko yang akan babastudio jelaskan dibawah ini, bisa terjadi pada bisnis kamu.


Waspada! Akan Macam-Macam Resiko Bisnis Ini

1. Keuangan


Resiko bisnis satu ini memang sangat sensitif, karena salah langkah sedikit saja bisa merubah keadaan.


Banyak perusahaan yang melakukan kesalahan dalam pengelolahan keuangan.


Seperti kesalahan umumnya adalah tidak memiliki rencana keuangan, kurang memahami arus kas dan tidak memahami akuntasi dasar.


Biasanya kesalahan ini sering dilakukan oleh perusahaan-perusahaan yang baru berdiri.


Dan terkadang ada perusahaan yang tidak bisa mengkontrol mana keuangan pribadi dan keungan perusahaan. Sikap seperti inilah yang harus kamu hindari.


2. Persaingan dalam Bisnis


Persaingan merupakan salah satu resiko yang pasti harus kamu hadapi, karena pastinya ada bisnis yang serupa dengan bisnis yang kamu jalani.


Lalu bagaimana Kamu bisa memenangkan persaingan?


Buatlah ciri atau perbedaan dan inovasi terbaru yang bisa membuat bisnis kamu berbeda dengan pesaing kamu. Dengan memahami kebutuhan pelanggan.


Seperti, memberikan kemudahan dalam berbelanja melalui aplikasi.


3. Kondisi Pasar yang Tidak Stabil


Kondisi perekonomian sangat membawa dampak dan pengaruh besar terhadap bisnis.


Naik turunnya perekonomian cendurung menimbulkan resiko pada bisnis yang tidak stabil.


Contohnya seperti naiknya harga bahan baku, yang memaksa produksi kamu harus mengurangi takaran bahan atau menaikan harga.


Kedua pilihan tersebut, tentunya dapat memiliki dampak terhadap penjualan.


Namun jika kamu memiliki cadangan alternatif mengenai bahan baku produksi, maka kamu bisa selamat dari kondisi pasar yang tidak stabil.


4. Kerugian


Kerugian merupakan resiko yang memang nyata dan kamu harus siap menghadapinya.


Suatu perusahaan akan menghadapi 2 macam kerugian.


Yang pertama kerugian kecil atau ringan yang jumlahnya tidak begitu banyak dan masih bisa diatasi dengan keungan yang ada atau dengan asuransi.


Dan yang kedua kerugian besar yang bisa membawa perusahaan keambang kebangkrutan.


5. Kebangkrutan


Bangkrut memang menjadi hal yang sangat ditakuti oleh para pengusaha, terjadinya kebangkrutan bisa disebabkan oleh beberapa faktor seperti salah dalam pengambilan keputusan.


Tapi tahukah kamu? Ternyata kesuksesan bisa diraih dari kebangkrutan.


Berikut ini ada beberapa contoh perusahaan yang pernah mengalami kebangkrutan tapi berhasil kembali berdiri.


Kamu bisa mempelajari kegagalan mereka, untuk memotivasi diri kamu.


4 Perusahaan Ini Bangkrut – Tapi Bisa Bangkit Kembali? Bagaimana Caranya?


#1. Coklat Hershey's


Pernahkah kamu memakan coklat Hershey's?


Siapa sangka coklat yang kini cukup terkenal ini juga pernah mengalami kebangkrutan ditahun 1882, namun dia dapat bangkit kembali dengan produk permen coklatnya.


Milton Hershey pemilik dari usaha coklat ini ternyata dulunya hanya "seorang karyawan di toko permen" .


Selama 4 tahun Milton Hershey bekerja di toko tersebut, sebelum dia membuka usahanya sendiri di Philadelphia pada tahun 1876 dan 6 tahun kemudian toko milik Milton Hershey mengalami kebangkrutan.


Tetapai Milton Hershey tidak menyerah begitu saja,


Dia kembali ke kampung halamanya untuk membuat inovasi baru.


Milton berhasil mempelopori pembuatan karamel dengan penggunaan susu segar, dan berhasil membangun Perusahaan Lancaster Caramel.


Tapi..  

Siapa sangka justru Milton menjual perusahaan tersebut seharga $ 1 juta,


Tujuannya adalah agar dia dapat fokus membuat formula cokelat susu yang sempurna yaitu Coklat Hershey's yang kini menjadi salah satu coklat yang banyak dicari dan dijual di kota New York.


#2. Marvel Entertaiment


Dulu Marvel Entertaiment merupakan sebuah perusahaan yang hanya berfokus pada buku komik. 


Pada tahun 1996 perusahaan ini mengumumkan kebangkrutannya secara mengejutkan. 


Tetapi, ternyata perusahaan ini mampu bangkit kembali dari keterpurakannya yaitu dengan mencoba memasuki dunia perfilman. 


"Spiderman", "The Avengers", dan "Guardian of the Galaxy" merupakan film-film yang membuat mereka bangkit kembali hingga saat ini.


Dan kini Marvel Entertaiment memiliki properti perusahaan yang bernilai miliaran dolar dengan jutaan penggemar di seluruh dunia.

Ingin Diskon 20% Kursus Bisnis Online?? Klik Link Dibawah Ini

#3. Walt Disney


Pasti kamu sudah tak asing lagi dengan perusahaan ini. Siapa yang tak kenal dengan Walt Disney?


Tapi tahukah kamu?


Ternyata perusahaan kartun animasi ini pernah mengalami kebangkrutan hingga 2 kali.


Di kebangkrutannya yang pertama, Disney tidak mampu mempertahankan perusahaannya karena di tipu oleh perusahaan distribusinya yang membantu dalam hal keuangan dan pendistribusian film.


Hingga ditahun 1923 Disney mengajukan kebangkrutan atas perusahaannya karena tidak mampu mendanai penyelesaian film dan membayar gaji karyawannya.


Namun di tengah kebangkrutan yang pertama ini Disney masih mampu mempertahankan sebagian properti usahanya.


Dan di tahun yang sama Disney kembali mencoba peruntungan dengan memanfaatkan sisa -sisa property yang ada, tapi mengalami kegagalan kembali di tahun teresbut.


Walt Disney tidak menyerah begitu saja,


Dia mencoba kembali membangun perusahaanya dengan bantuan dana pinjaman dari orang tua dan saudaranya.


Hingga ditahun 1928, Disney berhasil membuat kartun yang kini menjadi ikon perusahaan ini yaitu Mickey Mouse.


Masalah yang dihadapkan Disney, bisa disebut akibat dari resiko bisnis dalam keuangan.


#4. Kodak


Perusahaan penyedia perlengkapan fotografi yang sudah berdiri lebih dari 100 tahun ini ternyata juga bisa mengalami kebangkrutan.


Kebangkrutan yang dialaminya akibat dari pekembangan zaman dan teknologi.


Ketika fotografi digital memasuki pasaran di akhir tahun 1990-an dan awal tahun 2000an. Pendapatan perusahaan ini dengan penjualan film fotografinya merosot drastis.


Hingga di tahun 2012 Kodak mengajukan kebangkrutannya.


Tapi bukan berarti perusahaan ini menyerah begitu saja, selama 2 tahun melakukan reorganisasi perusahaan.


Kodak muncul kembali di tahun 2013 dengan mengikuti perkembangan zaman yang telah menggerusnya, dengan membuat produk-produk digital.


Meskipun kini laba yang didapatkan tidak sebesar di masa jayanya, namun Kodak mampu melewati masa terburuknya.


Kini kamu sudah mengetahui alasan kenapa banyak perusahaan bangkrut, macam-macam resiko bisnis dan contoh perusahaan-perusahaan besar yang pernah mengalami kebangkrutan sebelum akhirnya mereka bangkit kembali dan berhasil.


Sekarang saatnya kamu mengetahui langkah-langkah bagaimana mengatasi resiko bisnis.


7 Langkah Ini Bisa Membantu Kamu Mengatasi Resiko Bisnis


1. Amati hambatan-hambatan , yang mungkin akan muncul ditengah perjalanan bisnis yang baru kamu jalani.

Dengan kamu melakukan pengamatan sedini mungkin, maka kamu dapat menyusun strategi agar dapat meminimalisir hambatan-hambatan tersebut. 


2. Pilihlah peluang bisnis , yang sesuai dengan kemampuan dan minat yang kamu miliki.

Jangan sampai kamu memulai usaha namun kamu tidak menguasai bidang bisnis yang sedang kamu jalani.

Dengan memulai sebuah usaha yang sesuai dengan kemampuan dan minat kamu, setidaknya kamu memiliki bekal pengetahuan dan keahlian untuk mengurangi dan mengatasi semua resiko yang muncul di tengah perjalanan kamu. 


3. Carilah informasi sebanyak mungkin , mengenai kunci keberhasilan bisnis kamu. Hal tersebut dapat membantu kamu dalam menentukan langkah-langkah apa saja yang perlu kamuperbuat sehingga usaha yang kamu miliki dapat berkembang, dan langkah apa saja yang tidak perlu dilakukan untuk mengurangi munculnya resiko yang tidak diinginkan. 


4. Keteguhan hati dan kreatifitas , merupakan dua hal yang dapat membantu kamu dalam membangun kesuksesan bisnis yang sedang kamu jalani.

Dengan keteguhan hati kamu dapat mencapai kesuksesan dandengan kreatifitas kamu dapat mengembangkan usaha dengan ide-ide baru, sehingga usaha kamu dapat berkembang dengan baik. 


5. Carilah informasi tentang prospek bisnis , yang kamu pilih sebelum kamu menjalani bisnis yang dipilih. Saat ini banyak peluang usaha yang tiba-tiba meledak, namun prospek bisnisnya hanya sebentar saja. Sebaiknya kamu menghindari jenis peluang usaha seperti itu, karena resikonya cukup besar. 


6. Amati tingkat kebutuhan masyarakat , akan produk yang kamu miliki. Semakin besar tingkat kebutuhan konsumen akan sebuah produk, maka akan memperkecil resiko bisnis tersebut. 


7. Sesuaikan besar modal yang kamu miliki , sesuaikan dengan resiko usaha yang kamu ambil.

Jangan terlalu memaksakan diri untuk mengambil peluang usaha yang beresiko besar, jika kamu belum memiliki modal yang besar/seimbang dengan resikonya. 


Jika kamu masih ragu atau takut untuk memulai bisnis yang besar, kamu bisa memulai dengan bisnis kecil terlebih dahulu dengan resiko yang kecil.


Solusi Memulai Bisnis dengan Resiko Kecil


  Jika kamu masih ragu, pusing memahami setiap resiko untuk membangun bisnis dengan kemungkinan dan resiko yang ada, 


Kamu masih bisa menjalankan dan memiliki bisnis dengan resiko yang cukup minim.

Deplaza.id salah satu rekomendasi tepat untuk kamu bisa menjalankan investasi atau bisnis usaha tanpa resiko besar.


Kenapa bisa tanpa resiko besar?
Bagaimana dengan sistem kerjanya?


Deplaza memberikan kemudahan untuk kamu yang ingin memulai bisnis sampingan tanpa resiko besar dan tidak memakan banyak waktu untuk menjalankannya.


Deplaza merupakan marketplace yang menyediakan berbagai barang dan produk mulai dari elektronik , pakaian , makanan dan minuman , baju, buku, kebutuhan anak, kebutuhan rumah tangga, buku dll. Disini Kamu bisa berinvestasi dengan Deplaza dan mendapatkan sebuah website marketplace seperti Lazada, Tokopedia, Bukalapak, Zalora dll. 


Untuk cara kerjanya sendiri Deplaza akan memberikan kemudahan kepada Kamu, Kamu hanya perlu menyebar link website kamu dan mengoptimasinya dengan baik.


Lalu bagaimana dengan sistem pengirimannya?
Dan siapa yang akan menanggapi chat pembeli?
Bagaimana dengan sistem pembayarannya?
Dan bagaimana dengan produk yang dijual?


Semua sudah disediakan oleh Deplaza, mulai dari produk, pengiriman barang, customer services untuk membalas chat, kamu hanya tinggal menjual dan menyebar link website marketplace kamu.


Dan apa keuntungannya untuk Kamu?


Pastinya kamu tidak perlu repot harus mencari supplier, membalas chat, mengirim barang, tidak perlu menggaji karyawan lagi karena semua itu pastinya akan memakan waktu dan butuh modal lebih lagi, apa lagi usaha atau investasi ini kamu jadikan sebagai usaha sampingan Kamu.


Dan kamu akan mendapatkan hasil dari setiap produk yang terjual dari website kamu, mulai dari Rp.1000,- rupiah sampai Rp2.000.000,- rupiah tergantung dari produk yang terjual. Dan Kamu tidak perlu takut dengan produk yang sediakan tidak akan terjual, karena bisa dipasatikan kalau harga di Deplaza dapat bersaing dengan marketplace-marketplace lainnya.


Kamu bsia mendapatkan website marketplace dari Deplaza dengan membayar Rp15.000.000,- rupiah untuk diawal dan ditahun berikutnya degan membayar Rp5.000.000,- rupiah, pertahun. Ett, tenang dulu kamu bisa mendapatkan website marketplace ini secara GRATIS tanpa biaya apapun.


Bagaimana caranya?

Cukup dengan mengikuti kursus internet marketing atau kursus website platinum di BabaStudio.com. Kamu bisa mendapat ilmu bagaimana berjualan online secara baik, kamu juga bisa mendapatkan investasi usaha yang cukup menjanjikan, dua keuntungan yang bisa kamu dapatkan sekaligus. Dan mungkin dua keuntungan ini tidak bisa kamu dapatkan ditempat lain, apa lagi membangun sebuah website tidaklah mudah dan membutuhkan biaya yang besar mengingat sistem yang digunakan untuk membangun sebuat website marketplace cukup rumit.


Jika kamu penasaran, kamu bisa ikuti test masuk BabaStudio dan dapatkan   potongan beasiswa sebesar 20% dan akses kursus online gratis yang bisa Kamu akses dimana saja dan kapan saja dengan mengisi form yang ada dibawah ini.


Kesimpulan


Dari penjelasan diatas dapat kita petik kesimpuan bahwa “semua resiko bisnis bisa diatasi dengan kejelian, ketekunan dan kreatifitas.”


Oleh karena itu, tingkatkan kemampuan dan pengetahuan Kamu dalam menjalankan usaha. Agar segala resiko yang muncul ditengah perjalanan tidak sampai merugikan bisnis kamu. “Dan jangan takut untuk mencoba, tanpa mencoba kita tidak tahu akan hasilnya.”


Sebelum kita selesai, ada satu informasi yang amat berguna bagi kita. Barangkali informasi ini berhubungan dengan informasi sebelumnya barangkali juga tidak.


Jumlah transaksi Online hanya di Indonesia Saja selama 2012 adalah, sebesar 126 Triliun Rupiah. Meningkat 2 X lipat di bandingkan sebelumnya menurut Meteri Pariwisata dan ekonomi kreatif saat itu Ibu Mari Elka Pangestu dan tentu saja tahun ini pasti sudah jauh lebih besar.


Siapakah yang beruntung karena hal itu? Tentu saja mereka yang telah memiliki Website lebih dulu dari Kamu.  Ternyata jika kita mampu membuat website sendiri biaya yang dikeluarkan persatu website hanya 25 RIbu rupiah Perbulan.


Kamu bisa punya 10 website sekaligus dengan biaya murah 


Untuk Menguasai website dalam waktu singkat diperlukan tempat Kursus Website terbaik yang telah dipercaya ratusan perusahaan ternama, peraih ratusan penghargaan dan memiliki murid lebih dari 20 ribuan orang. Jika kamu mau tahu paket apa saja yang bisa kamu ikuti, klik saja link di bawah ini.


Paket kursus membuat website

Paket kursus SEO

Paket kursus Internet Marketing


Silahkan klik 3 link diatas untuk mengetahui paket kursus kamu.



FAQ

Bisakah saya Mengikuti Program Kursus Meski Tanpa Pengetahuan IT Sedikitpun?

Bisa! Semua program kursus yang kami punya disusun dengan asumsi bahwa calon siswa adalah pemula. Itu Sebabnya Materi disusun dari dasar hingga Advance di semua program kursus

Saya Diluar Kota Dan Hanya Punya Waktu Sedikit Untuk Datang Belajar Apakah Bisa?

Bisa. Banyak murid kami yang berasal dari luar kota yang datang khusus untuk belajar. Jadwal dari kami pun sangat fleksibel dan bisa diubah sesuai keinginan kalian. Selain itu setelah selesai belajar anda akan memiliki fasilitas aplikasi life instruktur yang bisa diakses dari manapun.

Apakah Saya Bisa Memilih Jadwal Belajar Saya?

Bisa, Untuk penentuan hari kursus bisa disesuaikan dengan keinginan, dan kebutuhan siswa. Di Babastudio anda pun bisa mengambil cuti belajar tanpa membayar biaya tambahan.

Berapa Lama Saya Harus Mengikuti Progran Kursus Ini?

Masing masing program kursus memiliki periode belajar yang berbeda-beda. Tergantung dengan program kursus yang kamu ambil.

Kapan saya bisa mulai kursus?

Anda bisa memulai kursus kapanpun anda mau, karena sistem belajar dilakukan semi private.

Apa Saja Fasilitas Kursus Di Babastudio?

  1. Jadwal Belajar Fleksibel, Bisa Diatur Sesuai Kesibukan Dan Kebutuhan Anda, dan Juga Tersedia Fasilitas Cuti Belajar.

  2. Aplikasi Live Instruktur (Real Time) Membuat kamu Bisa Bertanya pada para Instruktur kapan saja dan dari manapun anda berada.

  3. Fasilitas tatap muka one on one seminggu minimum 2 kali, membuat kamu dapat bertanya atau berkonsultasi tanpa terganggu teman sekelas.



NAMA PESERTA TEST & PENERIMA BEASISWA

  
  
Loading...



13 June 2016 ADMIN Bagikan di Twitter Bagikan di Facebook Bagikan di Google+ Bagikan di Google+

Artikel menarik lainnya



Previous Post Langkah-Langkah Mengatasi Resiko Bisnis Next Post Cara Menggunakan Cheat Engine Pada Game Offline