6 Studi Kasus Pemasaran Facebook B2B Yang Mengejutkan

6 Studi Kasus Pemasaran Facebook B2B Yang Mengejutkan

Kali ini, tim Babastudio akan membahas sebuah artikel terkait Studi Kasus Pemasaran Facebook. Artikel ini diterjemahkan dari sebuah artikel yaitu Convince & Convert oleh Brian Carter Group yang akan mengangkat tema B2B Dalam Pemasaran Facebook.

Salah satu kegiatan utama di Brian Carter Grup adalah periklanan Facebook untuk para klien. Mereka telah menghabiskan sejumlah waktu selama setahun terakhir untuk     melakukan kampanye arahan terkait B2B dan B2C, mengirimkan orang-orang untuk mengarahkan halaman gen dari iklan Facebook. Dan dari hal itu, mereka telah melihat beberapa hasil yang bagus.

Facebook Tidak Hanya untuk Pemasaran Business-to-Customer

Berikut ini beberapa kesalahpahaman umum yang dibantah oleh studi kasus pemasaran online facebook mereka. 

Pertama adalah kesalahpahaman bahwa media sosial tidak dapat diukur di luar keterlibatan dan sentimen.

Mereka memposting apapun, sejauh yang mereka tahu, studi kasus laba Facebook pertama yang pernah ada pada tahun 2011.

Mereka tentu bukan satu-satunya perusahaan yang membuktikan bahwa Anda bisa mendapatkan arahan dan penjualan dari media sosial dan melacak keberhasilan itu, tetapi beberapa pemasaran dan orang-orang PR masih tidak diberitahu tentang apa yang media sosial bisa lakukan dalam lima tahun terakhir. 

Yang kedua kesalahpahaman lain adalah bahwa Facebook hanya untuk B2C.

“Facebook tidak bekerja untuk B2B”, kata orang. 
“Pengguna Facebook ada bukan untuk bekerja”. Kau benar! Orang-orang di Facebook akan terganggu.
“Aku bosan,” kata pengguna Facebook. 
“Tunjukkan sesuatu yang mengagumkan!”

Sebelumnya, Business to Business   atau B2B adalah transaksi yang dilakukan secara elektronik maupun fisik dan terjadi antara entitas   bisnis satu ke bisnis lainnya . Ketika Anda melihat yang di garis tebal, B2B merupakan penjualan produk atau jasa yang diberikan oleh bisnis tersebut dan diperuntukkan untuk bisnis lain, bukan kepada   customer

Kebalikan dari B2B, Business to Customer atau B2C adalah bisnis yang melakukan pelayanan atau penjualan barang atau jasa kepada konsumen perorangan atau grup secara langsung. Dengan kata lain, bisnis yang Anda lakukan berhubungan langsung dengan konsumen bukan perusahaan atau bisnis lainnya.

Jika itu sesuatu yang mengagumkan, yang Anda tunjukkan kepada mereka terjadi untuk membantu pekerjaan mereka, mereka akan mengkliknya. Itulah bagaimana data memberitahu kita tentang B2B iklan Facebook.


Mengapa Facebook bekerja untuk B2B

Pengguna Facebook menginginkan suatu selingan yang mengagumkan. Tunjukkan kepada mereka sesuatu yang mengagumkan, yang akan membantu pekerjaan mereka, dan membuat mereka tertarik untuk mengkliknya.  Selain itu, kita hidup di era dimana garis antara rumah dan pekerjaan telah memudar.

Studi kasus strategi pemasaran online lewat facebook ini telah menemukan bahwa Facebook adalah saluran yang layak (dan kadang-kadang lebih disukai) untuk B2B dalam memimpin atau mengarahkan gen.

(Sorot cuitan) studi kasus di bawah ini akan membuktikannya.


6 Studi Kasus Pemasaran Facebook Business-to-Business

Berikut adalah beberapa studi kasus B2B iklan Facebook kami selama 12 bulan terakhir : 

1. Seorang pengacara, mendapatkan kasus senilai $ 100.000 dari Facebook setelah menghabiskan hanya beberapa ratus dolar untuk beriklan di Facebook.

2. Sebuah perusahaan cloud hosting, mendapat arahan bisnis baru dari iklan Facebook dan sebuah whitepaper untuk $ 59 masing-masingnya. Iklan yang paling terjangkau membawa arahan hanya pada $ 29 persatuannya.  Yang paling mahal ditargetkan CIO dan biaya masing-masing sebesar $ 74,08.

3. Sebuah bisnis industri keuangan B2B yang baru mengetahui penawaran mereka tidak diperlukan atau diinginkan oleh target penontonnya. Mereka megetahui hal ini (melalui rasio klik per tayang yang sangat  rendah)  dengan investasi hanya beberapa ratus dolar dalam iklan Facebook. Mereka menyelamatkan puluhan ribu dolar dengan tidak pergi lebih jauh apalagi untuk menemukan jalan buntu.

4. Sebuah acara industri keuangan menghasilkan 305 pendaftaran yang masing-masing bernilai $ 71,34, sementara iklan mencapai 1,5 juta orang dan menghasilkan klik dari 18.125 orang.

5. Sebuah agen pemasaran menghasilkan prospek klien baru sebesar $ 29,26 satuannya.

6. Sebuah perusahaan SaaS menggunakan whitepaper untuk menghasilkan 504 arahan dan 92 pendaftaran demo baru untuk $ 26 per pendaftaran demo. Yang penting di sini adalah bahwa target itu orang-orang yang bekerja  di Fortune 1000 perusahaan.

Berdasarkan pengalaman kami di atas, orang mengklik dan memilih penawaran B2B ketika mereka sedang mengakses Facebook. 

Baca juga :

"11 Kampanye Facebook yang Mengagumkan dan Menginspirasi"

"7 Contoh Iklan Facebook yang Keren - Dan Pelajari Bagaimana Membuatnya"


Keuntungan Iklan Facebook

Iklan Facebook memiliki empat keuntungan utama melebihi AdWords dan iklan LinkedIn:

Facebook memiliki penonton terbesar . Google hampir sama besar, tetapi Anda hanya dapat menargetkan orang yang mencari apa yang Anda miliki. Facebook memungkinkan Anda menargetkan orang berdasarkan jabatan, perusahaan, dll. Sementara penonton LinkedIn jauh lebih kecil dibandingkan dengan Facebook ataupun Google.

Iklan Facebook cukup menonjol bagi banyak orang untuk dapat dikli k. Google juga melakukan pekerjaan yang baik untuk hal yang sama. Seperti untuk iklan pelayanan-diri dari LinkedIn, apakah Anda ingat yang terakhir Anda lihat? Tepatnya, jika Anda menghabiskan $ 10k per bulan, Anda tidak dapat menggunakan lebih banyak hal untuk “ditingkatkan” pada iklan mereka.

Facebook memiliki biaya terendah per klik . Iklan Google rata-rata lebih dari $ 2,50 per klik. Sementara iklan LinkedIn rata-rata lebih dari $ 3.00 per klik.

Iklan Facebook memberikan kesempatan pada Anda untuk melakukan lebih banyak pengujian iklan dan target . Anda dapat menurunkan biaya sebesar 50% atau lebih jika rajin untuk melakukan pengujian. Biaya iklan Google per klik tidak banyak berubah dengan jika Anda melakukan pengujian. Biaya iklan LinkedIn per klik pun tidak berubah banyak. Iklan Facebook menjangkau lebih banyak orang, mengambil perhatian lebih, dan biaya jauh lebih sedikit jika Anda rajin menguji iklan.


7 Tips untuk Hasil Gen Arahan pada Periklanan Facebook

Sekarang Anda tahu Facebook iklan bekerja untuk B2B, mengapa Anda tidak menggunakannya untuk mengarahkan gen? Berikut ini adalah caranya.

1. Jadilah Profesional . Gunakan pengelola iklan Facebook ( Ad Manager Facebook ), bukan peningkatan posting ( Boost Posts ). Anda akan membutuhkan semua fitur pengelola iklan. Anda dapat menggunakan Power Editor jika  Anda suka, tapi itu tidak sepenuhnya diperlukan.

2. Tekan Arahan Anda . Buat penekanan halaman yang efektif, daripada mengandalkan website Anda untuk mengkonversi mereka (kecuali website Anda memiliki arahan tingkat konversi rata-rata 5% atau lebih tinggi).  Gunakan alat seperti LeadPages atau Clickfunnels untuk menjadi dasar pekerjaan Anda pada halaman penekanan template i.

3. Ikuti Jalur Konvers i. Buat dan tempatkan pelacakan konversi di halaman terima kasih setelah penekanan halaman, dan pilih iklan Konversi Website sebagai tujuan Anda. Video ini akan mengajarkan Anda cara mengaturnya.

4. Kenali Penonton Anda . Periksa Audience Insight untuk mempelajari lebih lanjut tentang pelanggan atau prospek. Lokasinya terletak di dalam Iklan Manajer Facebook di bagian navigasi kiri. Jika perusahaan Anda tidak  terdaftar, coba pesaing yang lebih besar, majalah industri, atau asosiasi. Lihat apa halaman lain yang mereka suka. Rekam info ini untuk digunakan pada penargetan iklan Anda.

5. Uji Penargetan Pertama . Uji penargetan pertama dengan iklan yang sederhana dan gambar dasar. Biasanya ada setidaknya 5-10 cara Anda dapat menargetkan prospek Anda. Temukan satu atau dua penonton yang melakukan konversi terbaik dengan biaya terendah per arahan.

6. Uji Kreatif Kedua . Kemudian ujilah gambar menjadi lebih kreatif, juga pada berita utama, dan teks tubuh. Uji 20-25 variasi pada target Anda. Anda tidak benar-benar membuat iklan Facebook yang baik sampai Anda telah membuat 15-20 iklan.

7. Optimalkan Iklan secara Ilmiah . Dengan setiap review hasil yang ada, Anda dapat mengetahui mengapa beberapa iklan atau target bekerja atau tidak. Gunakan teori-teori tersebut untuk membuat iklan yang lebih baik dan terus revisi teori-teori Anda.

Jika artikel di atas cukup menarik dan Anda ingin mempelajari Internet Marketing, SEO, Sosial Media Marketing ataupun cara membuat website Dengan GRATIS dan online, silahkan daftar di sini (https://www.babastudio.com/message

Sumber : http://www.convinceandconvert.com/social-media-strategy/facebook-case-studies/ 

(Yafizzz)


NAMA PESERTA TEST & PENERIMA BEASISWA

  
  
Loading...



27 April 2017 ADMIN Bagikan di Twitter Bagikan di Facebook Bagikan di Google+ Bagikan di Google+

Artikel menarik lainnya



Previous Post 5 Studi Kasus Terhadap Brand Halaman Facebook Yang Sukses Next Post Langkah Dan Mengatasi Kata "Tidak Memiliki Cukup Waktu" Untuk Blog Anda